Ayam
Ayam ialah burung chunky memiliki ukuran sedang dengan tempat berdiri tegak serta diikuti oleh sisir merah serta pucat berdaging di kepalanya. Jantan, yang diketahui untuk ayam jantan, umumnya semakin besar, semakin berwarna cerah, serta mempunyai bulu semakin besar dibanding betina (ayam betina). Ayam ialah unggas senang bersahabat, omnivora, tinggal di tanah yang di lingkungan alaminya cari antara serasah daun untuk cari biji, invertebrata, serta hewan kecil yang lain. Mereka jarang-jarang terbang terkecuali sebab bahaya yang dirasa, semakin senang lari ke semak-semak bila dihampiri.
Ayam domestik sekarang ini (Gallus gallus domesticus) khususnya di turunkan dari unggas rimba merah liar Asia, dengan beberapa input penambahan dari unggas rimba abu-abu. [12] Domestikasi dipercaya terjadi di antara 7.000 serta 10.000 tahun lalu, serta apakah yang dipandang seperti fosil tulang ayam sudah diketemukan di timur laut Cina pada seputar 5.400 SM. Beberapa arkeolog yakin domestikasi sebelumnya untuk maksud beradu ayam, burung jantan jadi pejuang yang kuat.
Seputar 4.000 tahun lalu, ayam nampaknya sudah capai Lembah Indus serta 250 tahun selanjutnya, mereka datang di Mesir. Mereka masih dipakai untuk berkelahi serta dipandang seperti lambang kesuburan. Beberapa orang Romawi memakainya dalam ramalan, serta beberapa orang Mesir membuat terobosan saat mereka pelajari tehnik inkubasi bikinan yang susah. [13] Mulai sejak itu, perawatan ayam sudah menebar ke penjuru dunia untuk memproduksi makanan dengan unggas domestik jadi sumber telur serta daging yang bernilai.
Semenjak domestikasi mereka, sebagian besar ras ayam sudah dibangun, tapi dengan pengecualian Leghorn putih, sejumlah besar burung komersil datang dari hibrida. [11] Pada seputar tahun 1800, ayam mulai dijaga dalam rasio yang semakin besar, serta peternakan unggas kekinian bekerja tinggi ada di Inggris dari seputar tahun 1920 serta mulai dibangun di Amerika Serikat selekasnya sesudah Perang Dunia Ke-2. Pada tengah era ke-20, industri pemroduksi daging unggas semakin penting dibanding industri bertelur.
Pemuliaan unggas sudah membuahkan breed serta strain untuk penuhi keperluan yang berbeda; burung yang bertelur sinar serta bertelur yang bisa membuahkan 300 telur per tahun; unggas berdaging yang tumbuh cepat ditakdirkan untuk dikonsumsi pada umur muda, serta burung utilitas yang membuahkan baik jumlah telur atau bangkai berdaging bagus. Burung jantan tidak diharapkan dalam industri bertelur serta seringkali bisa dideteksi selekasnya sesudah mereka menetas untuk pembasmian selanjutnya. Pada breed daging, burung-burung ini kadang dikebiri (sering dengan cara kimia) untuk menahan agresi. [6] Burung yang dibuat, disebutkan capon, mempunyai daging yang semakin empuk serta beraroma.
Mosaik Romawi memvisualisasikan pertarungan ayam
Bantam ialah tipe kecil ayam rumahan, baik versus miniatur dari anggota tipe standard, atau "bantam sejati" tanpa ada pasangan yang semakin besar. Nama ini datang dari kota Bantam di Jawa [16] dimana beberapa pelaut Eropa beli ayam-ayam kecil lokal untuk stol kapal mereka. Bantam kemungkinan memiliki ukuran seperempat sampai sepertiga dari ukuran burung standard serta bertelur dengan ukuran kecil. Mereka dijaga oleh petani kecil serta penghobi untuk memproduksi telur, dipakai untuk induk ayam, arah hias, serta atraksi.
